Dangiang - Peternakan domba adu di Desa Dangiang, Kecamatan Cilawu, Garut, Jawa Barat, telah menjadi sorotan warga sekitar. Berawal dari keinginan hobi, pak Ibo (82 tahun) berhasil membangun usaha yang menguntungkan. Berikut adalah fakta menarik tentang peternakan domba adu miliknya.
Berawal dari hobi, Pak Ibo berhasil membangun usaha yang menguntungkan. Peternakan domba adu ini kini semakin populer di Garut dengan memiliki 22 domba, termasuk bibit, Petet (domba kecil), dan jajalon (domba besar). Pak Ibo memberi rumput kepada domba dua kali sehari, pagi dan sore.
Untuk menjaga kebersihan, kandang rutin dibersihkan setiap minggunya sebab kebersihan kadnang tentu mempengaruhi kenyamanan serta Kesehatan hewan ternak. Pak Ibo aktif menjual Petet dan domba besar untuk ternak maupun qurban, serta sering mengikuti kontes dan liga di wilayah sekitar Garut. Peternakan ini dikelola oleh dua orang yang bertugas untuk mencari rumput dan merawat domba.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah penyakit kuris yang sering menyerang domba, penyakit ini ditandai dengan kulit mekar dan bulu rontok. Harga jual Petet bervariasi tergantung pada ukuran badan domba, mulai dari 2,5 hingga 3 juta rupiah. Di peternakan ini, terdapat banyak kandang yang diisi dengan domba-domba berkualitas.
Pak Ibo, bisa dihubungi via WhatsApp di nomor 082317370820. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik dengan peternakan domba adu.
Judul Potensi : Peternak Domba adu
Pemilik : pak ibo (82)